joomla templates

Kata Foto - Bayu Sahaja

"Kecerdasaan intelektual, spiritual, emosional yang di padu dengan pemahaman teknis fotografi memungkinkan terciptanya sebuah foto yang mampu menggantikan banyak kata"

Waktu
23/07/2014

Tanggal 22 Juli semakin menjadi penting buat saya. Bukan hanya karena pada tanggal 22 Juli 2014 ini KPU mengumumkan pemenang pemilu Capres dan Cawapres. Namun pada tanggal yang sama ada beberapa peristiwa istimewa kehidupan yang menyelinap dan jadi catatan di ruang hati saya. Puncak kegembiraan keterlibatan banyak orang pada pesta demokrasi kali ini adalah tampilnya nama pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kala. Selaku penerima mandat terbanyak masyarakat pemilih Indonesia. Memang pesta demokrasi kali ini terasa berbeda. Kemunculan hanya dua pasang calon mengakibatkan lapisan masyarakat seolah terbagi dua. Golongan artis terbagi dua gaya. Para fotografer terbagi dua komposisi. Penyanyi terbagi dua irama. Suami dan istri berbeda goyangan. Karyawan satu perusahaan berbeda pandangan. Ini semua wajar dalam kancah kampanye pada budaya yang menganut paham demokrasi. Namun tetap harus ada aturan yang ditegakan dan dijadikan pegangan. Seperti halnya di dunia fotografi. Semua boleh jadi peserta l [ ... ]


Permata
16/07/2014

“Huss! Itu kaki jangan naik ke atas meja ya!” Ujar salah satu orang tua yang saat itu sedang kumpul di rumah. Saya yang saat itu datang karna dimintakan tolong untuk membeli rokok langsung kaget. Bagaimana tidak. Manalah mungkin saya berani naikan kaki ke atas meja tempat para orang tua berkumpul. Sungguh itu tangan saya. Bukan kaki seperti yang dikatakan oleh salah satu orang di sana. Akhirnya saya mengerti dan ikut tertawa ketika mengetahui mengapa tangan saya dikatakan sebagai kaki. Sebab di jari tangan saya tidak melingkar cincin berhiaskan batu seperti yang semua orang pakai pada pertemuan itu. “Oh, itu tangan ya. Maaf ya. Tadi Om kira itu kaki. Sebab tidak ada cincinnya”. Katanya sambil terkekeh. Memang saya yang dijadikan bahan olokan. Namun efek dari kalimat tersebut terasa mengena pada siapapun yang hadir tanpa menggunakan cincin. Sepertinya kisah masa kecil itu yang turut mendorong saya untuk mengenal dan akhirnya menyukai batu permata. Bukan suatu kebetulan bila l [ ... ]


Komentar terbaru

  • WAW!!! ....... Terimakasih kunjungannya Om Agolo!...
    By Bayu Sahaja
  • "Namun kesadaran masing-masing individu untuk sela...
    By agolo
  • Siap Ketua. Kalau sudah pakai ilustrasi lagu begi...
    By Bayu Sahaja